Satpol PP Lebak Mengklaim Sudah Lapor ke Krimsus Polres Lebak Soal Pabrik Kemasan Oli di Citeras

LEBAK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak mengklaim sudah melaporkan kepada bagian Keriminal Khusus (Krimsus) Polres Lebak, soal kasus PT. Indo Pasific Agung atau Pabrik Kemasan Oli di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak belum memiliki IMB dan diduga melabrak segel.

“Terkait pabrik di Citeras sudah kita laporkan ke Krimsus Polres Lebak. Intinya kita juga tidak diam dalam hal penindakan, dan kita sesuaikan dengan SOP, kita menunggu 14 hari mengikuti aturannya sambil menunggu proses yang di laporkan ke pihak Krimsus Polres Lebak,”kata Kasi Opsdal Satpol PP Lebak Anna Wakhyudin biasa disapa Anong kepada awak media, Sabtu, (17/7/2021).

Kata Anong, pihaknya melaporkan pihak PT. Indo Pasific Agung atau Pabrik Kemasan Oli tersebut terkait perijinan dan penyegelan. Pihaknya juga mengklaim akan melakukan pemanggilan kembali kepada pihak – pihak terkait juga memberikan sanksi keras.

“Terkait perijinan dan penyegelan yang kita laporkan. Untuk kelanjutannya kita akan lakukan pemanggilan kembali dan beri peringatan keras disesuaikan dengan SOP, tapi tetap aturan Perda harus berjalan dan diskusi pun berjalan, kita laporkan juga ke pihak terkait mungkin ada penyerobotan segel arahnya ke situ, mungkin juga ke arah pidana,”tegas Anong.

Anong juga mengaku sudah melakukan penyegelan hingga dua kali, terakhir waktu tahun sebelumnya sebelum bulan puasa. Pihaknya menindak ke arah perijinan dan perijinannya tidak lengkap, untuk itu disegel kembali hingga ke tiga kalinya.

“Kita sudah lakukan penyegelan dua kali, dan satu kali itu waktu tahun kemaren sebelum bulan puasa. Kita juga ijin klarifikasi, karena kita ada kegiatan terkait PPKM, artinya bukan tidak ada penindakan dari kita, kita juga harus melaksanakan kegiatan PPKM,”katanya.

Terkait sanksi pembongkaran, kata Anong, pihaknya tidak bisa melakukan sewenang- wenang untuk hal itu, karena harus ada proses dari Pengadilan. Namun untuk peringatan terkahir, pihaknya membenarkan.

“Kita gak bisa sewenang- wenang membongkar harus ada proses dari Pengadilan. Untuk peringatan terakhir betul, makanya kita naikan ke arah yustisi. Dan berdasarkan Perda perijinan dan no perijinan, nanti jika ada penyerobotan segel kita akan larikan kasusnya kearah pidana,”katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono ketika diberikan Link berita tersebut oleh media ini, dan melakukan konfirmasi laporan Satpol PP Lebak terkait Pabrik Kemasan Oli atau PT. Indo Pasific Agung tersebut, pihaknya hanya membalas terimkasih. “Terimakasih”kata Iptu Indik Rusmono, Sabtu, (17/7/2021).

Ketika kembali ditanya soal Pelaporan tersebut pihaknya belum menjawab, namun pesan whatsapp centang dua.

Kemudian, di konfirmasi kembali melalui via Telephone, Nomor Telephone berdering namun pihaknya tidak menjawab.

Hingga berita ini diterbitkan, perkasanusantara.id masih melakukan upaya konfirmasi kepada pihak – pihak terkait. (ms/frd)

Mungkin Anda Menyukai